Kecamatan Ma’u: Keunikan Tersembunyi Pedalaman Pulau Nias

Penulis: Noniawati Telaumbanua

  Kecamatan Ma’u merupakan salah satu kecamatan pemekaran baru di Kabupaten Nias. Terletak di tengah Pulau Nias pada wilayah pebukitan terjal nan eksotik yang dapat dicapai melalui jalur jalan setapak dari Nias Tengah atau melalui Kecamatan Gidö.

3

Bila berkeinginan mengenal desa tradisional yang masih berada di lokasi alam yang asli, maka perjalanan penuh tantangan dengan sepeda motor dan diselingi dengan berjalan kaki menyusuri Kecamatan Ma’u akan menjadi pengalaman sangat unik dan sangat memperkaya khazanah. Jalur Nias Tengah menjanjikan perjalanan impian para petualang dan alternatif geowisata. Jalanan menuju desa-desa berupa jalan program semenisasi yang hanya dapat dilewati oleh pejalan kaki dan sepeda motor. Jalur ini menjanjikan pemandangan luar biasa indah dan menjadi ajang untuk berkenalan dengan masyarakat desa. Bila melewati jalur ini maka akan ada alternatif juga untuk menginjakkan kaki ke salah satu puncak bukit tertinggi di Pulau Nias, di mana pemandangan laut dari kedua sisi pulau Nias disuguhkan istimewa. Jalur melalui Kecamatan Gidö relatif telah dapat dilalui oleh kendaraan roda empat khusus perjalanan di medan yang sulit.

1

 Setelah mencapai Desa Siwalubanua, perjalanan masih akan dilanjutkan karena desa-desa asli yang berpenduduk terletak sekitar 7km di balik bukit. Alamnya yang asri terbentang luas menghibahkan kesegaran pengunungan yang eksklusif.  Tidak akan pernah terbayangkan bahwa ada sekelompok masyarakat yang hidup beberapa generasi di wilayah ini dan sebelumnya tidak pernah terekspos. Penduduk desa utama hidup berkelompok, rumah berderet berdampingan dan tertata rapi. Masyarakatnya hidup bertani dan masih berupaya untuk mengembangkan desanya secara modern setelah pemekaran memberikan peluang bagi mereka untuk menjadi sebuah kecamatan.

4

Kebutuhan sandang dan pangan selain hasil bumi sendiri biasanya didatangkan dari luar, yakni dari Kecamatan Gidö. Dengan bantuan sepeda motor atau diangkut dengan berjalan kaki setidaknya sejauh 10km menjadikan harga sandang dan pangan tergolong tinggi. Pemandangan menyebrangi sungai dengan bawaan penuh di atas kepala atau di kiri kanan sepeda motor, akan menjadi pengalaman  yang mengundang senyum dan sekaligus juga memacu adrenalin pada ruas jalan tertentu.

 2

 Infrastruktur modern belum memadai di daerah ini dan tidak harus menyurutkan upaya untuk mengembangkan desa. Dengan mempertahankan keaslian dan keasrian alam desa tradisionalnya yang jauh dari desakan modernisasi, maka kekayaan dan kelestarian yang tersimpan di dalamnya akan menjadi kekuatan kreatifitas desa dalam melirik sekaligus mengekspos potensi pengembangan ekonomi desa.(ON)

 

 

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

One thought on “Kecamatan Ma’u: Keunikan Tersembunyi Pedalaman Pulau Nias

  • November 19, 2015 at 9:59 PM
    Permalink

    Cukup bermanfaat ! Makasih….
    Tempat kelahiran saya Kecamatan Ma’u..
    Sekarang masih dibangku pendidikan

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>