Inisiatif dan Kreatifitas Pendampingan Proses Mendidik Anak (Bagian III)

Selanjutnya setelah artikel Bagian I dan Bagian II menjelaskan beberapa proses mendidik anak yang telah dilakoni beberapa masyarakat dari kelompok yang berbeda, maka contoh berikut ini memberikan beberapa pencerahan yang dipetik dari pengalaman di beberapa kota di Eropa.  Ada banyak nilai positif yang sederhana yang diwujudkan oleh para orangtua bersama lembaga yang ada di kota mereka dan memungkinkan juga diterapkan hingga di desa-desa di Indonesia. (Penulis: Noniawati Telaumbanua)

Partisipasi Warga, Pemerintah Kota dan Swasta di Jerman

Seluruh pemerintah kota di Jerman mencanangkan dan menawarkan program pendidikan tambahan untuk segala umur. Program ini juga dibuat dengan memperhatikan kebutuhan khusus warganya, seperti lansia, warga pengangguran, anak berkebutuhan khusus, dlsb. Program ini terwujudkan atas kerjasama antardinas di lingkungan pemerintah kota. Pada beberapa program, pihak masyarakat dan swasta mengambil bagian sumbangsih terbesar dan sudah merupakan event kebanggaan kota. Kota-kota tersebut kelak dikenal oleh programnya, yang menjadi “trademark” mendunia.

Sebuah lembaga yang menangani program pendidikan tambahan untuk segala umur disebut Volkshochschule (VHS). Setiap tahunnya lembaga ini menawarkan program dan pembinaan menarik baik yang gratis maupun yang berbayar namun sangat murah. Program pada kategori anak terdapat hampir setiap minggu atau bulannya. Pusat pelayanan pendidikan anak di bawah tiga tahun dan TK, baik milik pemerintah maupun milik swasta umumnya berbayar. Kecuali, khusus untuk anak batita, bila ibu-ibu membentuk tim di lingkungannya masing-masing dan berbagi tugas.

Ide lain yang memberikan ruang dan waktu bagi keluarga untuk berkumpul bersama adalah kegiatan pertemuan masyarakat dan pemerintah kota secara rutin dalam perhelatan setiap empat atau enam bulan yang berkaitan dengan pendidikan anak dan keluarga. Perhelatan ini seperti festival budaya (dimana berbagai keunikan suku bangsa dan budaya diperkenalkan di sini), pameran pembangunan kota, pameran di berbagai museum.

Kegiatan lainnya adalah festival musim panas, dimana pemerintah kota bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mengadakan aneka aktivitas yang ditujukan khusus untuk anak dan keluarga selama liburan musim panas. Di festival ini, aneka permainan tradisional maupun modern dari penjuru dunia diperkenalkan, sejumlah besar festival musik, arena dunia dongeng anak yang dikisahkan secara lisan dan juga melalui pagelaran panggung boneka/wayang, tidak ketinggalan juga berbagai stand yang disediakan sebagai wahana memperkenalkan kepada anak dan keluarga aneka profesi pekerjaan dan pendidikan, tentu saja sejumlah pesta kuliner dari berbagai budaya dapat dinikmati selama festival berlangsung.Sport Familien Musicspielen Familien

Sumber foto: http://www.ka-news.de/das-fest-karlsruhe.bilder/

Pada musim dingin, dikenal juga Weihnachtsmarkt/Pasar Natal, di mana semua kegiatan budaya dan sosial yang berkaitan dengan perayaan Natal dan musim dingin dipresentasikan dan dipasarkan di sini selama Minggu Advent. Pasar ini dapat dikunjungi pada sore hingga malam hari. Selain festival musik dan paduan suara, beberapa fasilitas yang memiliki nilai pendidikan untuk diikuti oleh anak-anak selama Pasar Natal berlangsung adalah berupa festival tari-tarian mancanegara, wahana dongeng, festival kuliner, festival produksi pangan organik lokal, pameran kerajinan tangan produksi daerah sendiri dan UKM berbagai negara yang bekerjasama dengan kota tersebut, wahana ice skating, wahana kebun binatang mini, festival Sinterklas dan sebagainya.

Festival Pasar Natal telah menjadi trademark semua kota-kota bukan hanya di Jerman melainkan juga di Eropa, di mana setiap kota berupaya memasarkan kegiatannya pada bulan Desember setiap tahunnya dan berkompetisi dengan kota-kota lainnya untuk merebut perhatian pengunjung, sehingga setiap tahun akan ada prestise tersendiri ketika banyak media massa memberitakan perhelatan akhir tahun tersebut.

weihnachtsmarkt-am-koelner-dom-br-weihnachtsmarkt-am-koelner-dom-mit-beeindruckender-kulisse-eeFestival Pasar Natal Kota Köln

Kegiatan festival di kota-kota tersebut merupakan dukungan kerjasama pemerintah kota, kantor pemasaran kota, masyarakat setempat dan berbagai perusahaan sponsor serta usaha kecil menengah dari berbagai negara yang telah diakui oleh kota tersebut. (Bersambung)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

2 thoughts on “Inisiatif dan Kreatifitas Pendampingan Proses Mendidik Anak (Bagian III)

  • September 17, 2014 at 11:03 PM
    Permalink

    Woah! I’m really enjoying the template/theme of this blog.

    It’s simple, yet effective. A lot of times it’s very hard to get that “perfect balance” between user
    friendliness and visual appeal. I must say that
    you’ve done a superb job with this. In addition, the blog loads extremely quick for me
    on Chrome. Excellent Blog!

    Reply
    • September 29, 2014 at 5:15 PM
      Permalink

      Thank you for visiting our blog. Wish you the best with your blog too!

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>