Inisiatif dan Kreatifitas Pendampingan Proses Mendidik Anak (Bagian II)

Artikel ini adalah lanjutan dari artikel  Bagian I . Pada Bagian II akan diulas mengenai beragam program pendidikan kreatif dan kompetitif yang berhasil diwujudkan masyarakat bersama lembaga pemerintah setempat. Kesadaran masyarakat untuk bahu-membahu membuka peluang belajar seluas mungkin bagi anak di mana saja mereka sedang beraktifitas dapat membuka wawasan melalui beberapa pengalaman seperti yang termuat di dalam artikel ini. (Penulis: Noniawati Telaumbanua)

BELAJAR DIMANA SAJA

2.  Aneka Program Kreatif dan Kompetitif Masyarakat bersama Pemerintah Kota

Masyarakat yang partisipatif selalu dipenuhi dengan inisiatif dan ide kreatif untuk memenuhi kebutuhannya di dalam lingkungan tempat mereka berada. Ada banyak partisipasi masyarakat yang terwujudkan dalam skala besar dan kecil ketika sebuah kelompok masyarakat tersebut mencapai batas toleransi “kehausan” akan sarana yang diinginkan. Untuk menjawab kebutuhan mereka, inisiatif dan buah pemikiran tidak serta merta muncul sebelum bagian dari kelompok masyarakat telah merasakan sebuah pengalaman yang membekas bagi mereka dan melihatnya sebagai kebutuhan yang harus segera dipenuhi. Sebagai contoh, kebutuhan pendidikan anak sedari dini yang sangat mendesak sifatnya di lingkungan orangtua pekerja karena akan mempengaruhi kualitas hubungan anak-orangtua dan sumber daya manusia di masa depan.

Umumnya inisiatif masyarakat pada awalnya tidaklah berbiaya besar bahkan tidak berbiaya sama sekali dimana semangat gotong-royong dikedepankan pada pelaksanaannya. Dengan adanya kesadaran masyarakat di mana inisiatif  tersebut diterima khalayak serta berkembang maju dan pemerintah setempat telah menjadikannya sebagai bagian dari program pembangunannya, maka pengembangan yang lebih baik ke depan dengan menjangkau masyarakat lebih luas lagi didukung dengan berbagai fasilitas sumber daya.

Beberapa inisiatif masyarakat dan pemerintah kota yang sangat bermanfaat dan langgeng pelaksanaannya sehingga dapat menjadi acuan adalah sebagai berikut:

Dharma Wanita Persatuan dan Pemerintah Kota Yogyakarta

Untuk memfasilitasi kebutuhan dalam mengasuh anak-anak bagi para ibu Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta, telah dirintis beberapa program menarik dan melegakan semua orangtua di jajaran ini. Program “Pemerintah Kota Ramah Anak Dan Keluarga” yang berawal dari inisiatif Dharma Wanita Persatuan  (DWP) kota tersebut adalah berupa pendirian PAUD/TK bersama fasilitas penitipan anak pada waktu tertentu.

Para PNS di kota ini yang memiliki anak balita tidak harus kehilangan waktu efektif bekerja dan juga jam istirahatnya hanya karena diburu oleh waktu antarjemput anak-anak mereka, khususnya bagi para ibu PNS. Melalui program pendidikan yang fasilitasnya berada langsung di lingkungan kantor, maka kenyamanan orangtua selama bekerja dan keamanan bagi anaknya menjawab kebutuhan di lingkungan Pemkot Yogyakarta. Para ibu merasakan keleluasaan untuk bercengkrama dengan anak-anak mereka walau sesaat dan pada situasi tertentu dapat bertindak langsung menangani anaknya dalam waktu singkat. Bagi pegawai yang terlambat menjemput anaknya karena bekerja lembur di kantor, maka PAUD/TK memiliki fasilitas tambahan lainnya yaitu program penitipan anak dengan hitunganbiaya per jam.

Selain itu, pemerintah kota juga menyediakan ruang laktasi bagi para ibu pada beberapa instansi yang memiliki pegawai perempuan dengan anak umur batita dan instansi yang memiliki tupoksi melayani warga secara luas. Sebagai contoh, ruang laktasi yang tersedia di dalam kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta. Ruang Laktasi

Ruang laktasi ini berdampingan dengan ruang pelayanan warga dan ditujukan tidak hanya untuk para pegawai perempuan yang bekerja di tempat tersebut melainkan juga sebagai wujud pelayanan publik bagi kaum ibu menyusui yang sedang mengurus keperluannya di kantor pemerintah.  Selain didisain senyaman mungkin, ruang laktasi memiliki fasilitas ruang duduk, persediaan air minum yang cukup dan lemari pendingin yang berfungsi menyimpan ASI. (Bersambung)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>